Energi Panas Bumi Indonesia

Dampak Negatif Geothermal Bagi Bumi


Dampak Negatif Geothermal Bagi Bumi

Dampak Negatif Geothermal Bagi Bumi – Tahukan anda mengenai apa itu energi geothermal? Mungkin bagi sebagian masyarakat awal energi geothermal merupakan suatu energi yang masih cukup asing bagi kehidupan mereka. Pasalnya di negera-negara berkembang seperti Indonesia masih sangat dominan dalam penggunaan energi pembangkit yang berkekuatan atau berasal dari tenaga air dan juga tenaga uap. Namun, semakin berkembangnya teknologi di zaman ini penggunaan energi bumi layaknya geothermal semakin banyak mendominasi dalam beberapa kehidupan terutama dalam pembangkit tenaga listrik yang banyak digunakan saat ini. Geothermal sendiri merupakan salah satu energi yang berasal dari inti atom bumi yang memanfaatkan energi panas dalam beberapa kehidupan modern saa ini. Apa itu geothermal?

Saat ini penggunaan geothermal atau yang lebih dikenal sebagai energi panas bumi semakin banyak dimanfaatkan oleh beberapa negara maju dan berkembang seperti yang ada di Indonesia. Manfaat geothermal yang sangat besar, saat ini mulai banyak di gunakan oleh beberapa perusahaan pembangkit dan perusahaan pertambangan yang memang banyak memanfaatkan energi pembangkit yang langsung bersal dari alam bumi. Namun, tahukah anda mengenai dampak negatif geothermal bagi bumi kita tercinta. Dilihat dari manfaat yang diperoleh mungkin sangat besar dan mampu menyuplai energi pembangkit yang mulai banyak digunakan saat ini. Namun jika pemanfaatannya tidak dilakukan dengan benar dan juga menggunakan tenaga ahli yang benar profesional maka akan sangat fatal akibat yang ditimbulkan.

Dampak Negatif Geothermal Bagi Bumi

Dampak negatif geothermal yang nyata dan dapat kita lihat saat ini adalah proses pengeboran yang terjadi di Perusahaan Lapindo. Perusahaann yang awalnya ingin memanfaatkan enegi dari dalam bumi untuk di oleh kemudian, justru menyebabkan luapan gas mentah yang terus keluar tanpa dapat dikendalikan. Mungkin itu satu dari banyaknya contoh akibat yang bisa terjadi bila pemanfaatan energi geothermal kurang dilakukan dengan baik. Selain kasus amblasnya permukaan tanah yang terjadi di negara Selandia Baru yang menimbulkan adanya lubang besar di permukaan tanah juga akibat dari pemanfaatan energi geothermal yang kurang tepat.

Selain itu kejadian gempa bumi berkekatan 3,4 SR yang terjadi di Bassel, Swiss serta pengangkatan tenaga tektonik di salah satu proyek energi panas bumi di Staufen, Jermal juga melengkapi adanya dampak negatif geothermal bagi bumi. Selain beberapa contoh tersebut dampak negatif geothermal (energi panas bumi) juga dapat menyebabkan rusaknya kehidupan di bumi dalam jangka waktu panjang.

Dampak yang di akibatkan oleh pemanfaatan energi panas bumi memang cukup besar, hal tersebut tak lain disebabkan oleh adanya senyawa fluida yang di tarik dari inti bumi bersamaan gas buangan yang dapat merusak keadaan bumi nantinya.

Inilah gas keluaran dari aktivitas fluida yang disebabkan oleh pemanfaatan energi geothermal :

  1. Gas Karbondiksida atau CO2
  2. Metana atau CH4
  3. Amonia atau NH3
  4. Hidrogen Sulfida H2s

Selain itu dampak negatif geothermal juga dapat mempengaruhi rusaknya lapisan ozon bumi dan menyebabkan adanya efek rumah kaca dan juga hujan asam di dalam bumi. Tak hanya itu saja dampak dari geothermal juga dapat merusak ekosistem yang berada di lokasi pemanfaatan konservasi energi panas bumi. Dampaknya berupa adanya pencemaran lingkngan sekitar karena energi ini tak lain membawa gas buangan yang dapat tercampur ke dalam sumber mata air seperti Arsenik, Merkuri, Antimon, Boron dan juga garam kimia yang terlepas dan tercampur ke dalam sumber mata air. Itulah sekilas mengenai dampak negatif dari pemanfaatan energi panas bumi atau geothermal.

 

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *