Energi Panas Bumi Indonesia

Komponen Sistem Panas Bumi


Komponen Sistem Panas Bumi

Komponen Sistem Panas Bumi – Energi panas bumi atau yang lebih dikenal dengan geothermal energy merupakan salah satu energi yang dihasilkan di dalam bumi. Energi terbarukan ini memang memiliki beberapa komponen di dalamnya yang mana dari komponen-komponen tersebuhlah yang pada akhirnya membentuk sebuah manfaat untuk bisa dijadikan sebuah sumber energi baru di masa depan. Energi panas sendiri dihasilkan melalui resapan sinar matajari yang merambat ke dalam inti bumi untuk kemudian dirambatkan kembali menuju ke permukaan bumi. Dalam hal ini tentu ada beberapa komponen pembentuk sehingga panas bumi dapat menghasilkan sebuah energi yang kita kenal dengan sebutan sumber energi geothermal saat ini.

Komponen-Komponen Sistem Panas Bumi

Komponen sistem panas bumi sendiri sebenarnya terdiri dari sistem hidrotermal, dimana sistem inilah yang paling banyak ditemukan di dalam energi panas bumi termasuk yang terdapat di negara Indonesia. Sistem hidrotermal sendiri dapat di defenisikan sebagai salah satu jenis energi panas bumi dimana sistem ini mentransfer sumber panas yang kemudian menuju ke permukaan bumi. Melalui suatu proses yang bernama konveksi bebas inilah yang kemudian sistem hidrotermal melibatkan sebuah fluida meteorik dengan atau tanpa fluida magmatik. Untuk fluida meteorik sendiri misalnya saja seperti sebuah air hujan yang di resap jauh ke bawah permukaan bumi.

Sedangkan itu untuk komponen penting di dalam hidrotermal sendiri meliputi :

  1. Sumber Panas Bumi

Panas vahaya matahari yang sampai ke permukaan bumi terus disimpan dan diresap melalui pori-pori tanah yang kemudian disimpan di dalam inti bumi bersama partikel penyususn lainnya. Sumber panas bumi sendiri akan lebih besar jika di dukung dengan tenaga tektonik dimana tenaga ini lebih besar menghasilkan panas bumi yang sewaktu-waktu dapat dimuntahkan dalam bentuk letusan gunung berapi. Tenaga tektonik sendiri lebih besar ditemukan di daerah gunung berapi maka tak heran jika sumber panas bumi atai geothermal banyak yang memanfaatkan kawasan gunung berapi yang memiliki panas lebih kontinue di bandingkan dengan kawasan atau daerah lainnya.

  1. Reservoir Panas Bumi

Reservoir Panas Bumi merupakan suatu bentuk formasi batuan yang berada di bawah permukaan bumi dimana batuan ini menyimpan banyak sekali komponen fluida termal berupa uap air panas. Reservoir sendiri berperan sebagai peresap sekaligus penyalur uap air panas yang kemudian dapat dimanfaatkan atau dikelola untuk sebuah energi panas bagi bumi.

  1. Recharge atau Daerah Resapan

Daerah resapan atau yang disebut dengan Recharge merupakan suatu daerah dimana air akan meresap lebih banyak dibanding dengan daerah lainnya. Resapan yang dihasilkan melalui permukaan tanah kemudian akan diteruskan ke dalam permukaan dalam bumi. Untuk kebutuhan pemanfaatan reservoir panas bumi sendri daerah resapan memiliki fungsi yang sangat penting, dimana daerah ini dapat diartikan sebagai kawan dari panas bumi yang dihasilkan oleh daerah tersebut.

  1. Manifestasi yang Berasal Dari Daerah Discherge (Luahan) Bumi

Discherge Area atau yang di sebut sebagai daerah luahan adalah suatu daerah aliran air dalam tanah dimana daerah tersebut dapat membawa aliran air ke permukaan tanah yang lebih tinggi. Untuk dapat memastikan suatu daerah memiliki luhan atau tidak maka aktivitas ini dapat ditandai dnegan adanya manifestasi dari daerah tersebut. Sistem Manifestasi sendiri adalah suatu sistem yang menunjukkan adanya tanda-tanda jika di dalam permukaan bumi tersebut terdapat sumber panas bumi yang dapat dimanfaatkan.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *