Energi Panas Bumi Indonesia

Pengubahan Energi Panas Menjadi Listrik


Pengubahan Energi Panas Menjadi Listrik

Pengubahan Energi Panas Menjadi Listrik – Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat berbagai macam pengelolaan semakin bertambah maju salah satunya dalam pemanfaatan dan juga pengelolaan sumber energi bumi. Di ketahui memiliki cadangan sumber energi panas yang sangat besar, membuat beberapa ahli terus melakukan pengembangan tanpa henti terhadap sumber energi yang kemudian digunakan sebagai suplai energi bumi yang terus dibutuhkan. Mengingat penggunaan listrik dunia yang semakin melonjak naik secara signifikan tentu penggunaan sumber energi lain harus terus dikelola agar pasokan listrik dunia terus bertambah hingga memiliki cadangan ynag besar bagi kehidupan di masa mendatang. Kini pemanfaatan sumber energi terus dilakukan salah satunya pemanfaatan energi panas yang akan diubah menjadi tenaga listrik atau pembangkit listrik tenaga panas. (Baca juga: Pembangkit Listrik Tenaga Panas)

Pengubahan energi panas menjadi listrik atau dengan nama lain Termoelektik merupakan salah satu upaya pemanfaatan energi panas yang akan dikembangkan menjadi sebuah energi listrik yang dapat dimanfaatkan selanjutnya. Penggunaan efek mekanik kuantum ini memang masih sangat sedikit digunakan, namun meskipun begitu potensi yang tersimpan di dalam sumber energi panas yang melimpah membuat para perusahaan besar yang bekerja sama dengan para peneliti dunia terus berupaya dalam menciptakan cadangan energi baru yang akan diubah ke dalam bentuk listrik berskala besar.

Teknologi pembangkit listrik dunia yang mayoritas didukung dengan penggunaan tenaga air, angin dan juga matahari kini juga semakin dikembangkan dengan penemuan baru yang mana mulai memanfaatkan hasil limbah yang terus terbuang tanpa manfaat yang pasti. Salah satu contoh pemanfaatan energi panas yang berasal dari bahan bakar limbah adalah pembangkit listrik energi karbondioksida (CO2). Pemanfaatan magnet pada komposit bahan platinum dan nikel kini dapat dimanfatkan sebagai pembangkit listrik terbaru yang mana akan mengubah energi panas menjadi listrik yang memiliki hasil tegangan sebesar 10 kali lipat. Hal ini selain dapat bermanfaat, pembuangan limbah (CO2) juga dapat semakin diminimalisir dengan pemanfaatan terhadap suatu yang dapat berguna untuk ke depannya.

Termoelektrik (Mengubah Energi Panas Menjadi Listrik)

Termoelektrik yang mengubah energi panas menjadi tenaga listrik adalah salah satu proses penggunaan elektron yang mana berperan sebagai fluida yang memiliki fungsi sebagai kuanta magnetisasi atau yang dinamakan sebagai magnon. Beberapa penelitian yang menyebutkan bahwa termodinamika yang berbasis magnon sampai saat ini masih selalu dilakukan dengan menggunakan filter atau bahan film yang sangat tipis sehingga energi atau tegangan yang dihasilkan pun juga sangat rendah atau hanya dalam skala yang sangat kecil. Namun, dengan adanya perkembangan penggunaan bahan bakar limbah karbondioksida yang dihasilkan dari kendaraan bermotor maka saat ini partikel dan material komposit juga semakin bertambah dengan dukungan komposit dari bahan platinum dan juga nikel sehingga tegangan ynag dihasilkan pun lebih besar dibandingkan dengan magnon sebelumnya.

Di beberapa negara penggunaan sumber energi panas yang diolah menjadi tenaga pembangkit litrik memang sedang dikembangkan tanpa henti. Mengetahui kandungan sumber energi ini snagat melimpah tentu pemanfaatannya dapat digunakan dalam sistem yang sangat besar ataupun juga dalam skala kecil rumahan. Kini meskipun di Indonesia teknik ini masih sangat kecil dikembangkan, namun mengingat Indonesia yang memiliki 40 persen energi panas dari total energi panas dunia tentu memiliki peluang yang sangat besar dalam pemanfaatan sumber energi yang satu ini baik dalam skala besar industri maupun skala kecil rumahan.

Have any Question or Comment?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *